Soal Selebrasi Kontroversial, Granit Xhaka & Xherdan Shaqiri Hanya Didenda

Dua bintang andalan tim nasional Swiss tersebut tetap bisa memperkuat tim saat menjalani laga pamungkas grup E melawan Kosta Rika. Swiss akhirnya bisa bernafas lega setelah dua pemain andalan mereka, Granit Xhaka dan Xherdan Shaqiri, lolos dari sanksi larangan bermain akibat selebrasi kontroversial saat menang 2-1 atas Serbia. Seperti diketahui, pemain Arsenal dan Stoke City itu melakukan selebrasi dengan gestur elang berkepala dua yang merupakan simbol bendera Albania. Alhasil, hal tersebut membuat federasi sepakbola Serbia naik pitam dan melaporkannya ke FIFA. Bagaimanapun juga, FIFA akhirnya menjatuhkan sanksi yang cukup ringan, yaitu dengan denda saja tanpa larangan bermain. Xhaka dan Shaqiri harus membayar £7,500 atas aksi mereka, sementara kapten Swiss dan pemain baru The Gunners, Stephan Lichtsteiner juga harus merogoh kocek sebanyak £3,700 atas partisipasinya dalam selebrasi.

Gagal Total, Mohamed Salah Minta Maaf

Salah bertekad kembali mengantar Mesir ke Piala Dunia 2022 untuk berusaha meraih hasil yang lebih baik. Bintang tim nasional Mesir Mohamed Salah meminta maaf kepada fans setelah melihat negara mereka tersingkir dari Piala Dunia tanpa berhasil meraih poin. Dengan kekalahan pada dua laga perdana, laga menghadapi Arab Saudi sudah tidak lagi menentukan, tetapi The Pharaohs berupaya mendapatkan kemenangan perdana sepanjang sejarah partisipasi mereka di turnamen. Semua berjalan baik ketika Salah sukses membuat Mesir unggul terlebih dahulu, namun tim Elang Hijau berhasil bangkit dengan mencetak gol pembalik kedudukan di menit akhir, memaksa Mesir duduk di posisi juru kunci grup A.

Luis Suarez Ingin Terus Ukir Sejarah

Gol Suarez turut membantu Uruguay mengemas kemenangan ketiga beruntun di Piala Dunia untuk pertama kalinya. Luis Suarez bertekad terus mengukir sejarah bersama Uruguay setelah mencetak gol dalam kemenangan 3-0 atas Rusia untuk membantu tim Oscar Tabarez merengkuh kemenangan ketiga beruntun di babak penyisihan grup Piala Dunia untuk pertama kalinya dengan format terkini. Penyerang Barcelona Suarez mencetak gol kemenangan lawan Arab Saudi pada matchday kedua – dan menjadi pemain Uruguay pertama yang menjebol gawang di tiga Piala Dunia beruntun – dan melanjutkan ketajamannya dengan tendangan bebas dalam duel di Samara. Dan, meski puas dengan pencapaian personalnya, Suarez menegaskan prioritas saat ini adalah memastikan Uruguay mengukir rekor baru.

Most Energized Player Arab Saudi vs Mesir: Salman Al-Faraj

Gol penyama Al-Faraj di injury time babak pertama membangkitkan spirit Arab Saudi untuk menutup kampanye Piala Dunia mereka dengan kemenangan. Arab Saudi akhirnya mengepak kemenangan pertama – dan terakhir – setelah menggebuk Mesir 2-1 di Volgograd Arena, Senin (25/6) malam WIB. Setelah dibantai tuan rumah Rusia lima gol tak berbalas pada laga pembuka dan menyerah 1-0 kontra Uruguay, yang mencetak gol tunggal melalui Luis Suarez, Arab Saudi memetik tiga angka di Rusia. Penampil terbaik di kubu Arab Saudi layak disematkan kepada Salman Al-Faraj. Gelandang 28 tahun ini bermain impresif sebagai motor serangan Arab Saudi, dan secara konsisten menebar ancaman ke lini belakang Mesir.

Most Energized Player Spanyol Vs. Maroko: Isco

Isco tampil kontributif melawan Maroko untuk mengantar Spanyol lolos ke babak 16 besar secara susah payah. Isco pantas menyandang predikat Most Energized Player berkat penampilan kontributifnya saat mengantar Spanyol lolos ke babak 16 besar Piala Dunia 2018 menghadapi Maroko. Tak mudah bagi La Furia Roja melewati hadangan duta Afrika itu untuk mencapai babak gugur di Rusia. Bahkan, Singa Atlas berada di posisi bagus saat berhasil memimpin pertandingan dengan skor 2-1 lewat gol Youssef En-Nesyri. Namun Spanyol beruntung memasukkan Iago Aspas di menit-menit akhir pertandingan untuk kemudian sang super-sub menjadi penyelamat jawara dunia 2010 tersebut dengan golnya memaksa laga berakhir sama kuat, 2-2, meski torehan itu memerlukan peninjauan panjang dari VAR karena berbau offside.

Jadwal, Hasil & Klasemen Piala Dunia 2018 Grup A: Uruguay Di Puncak, Mesir Juru Kunci

Simak info lengkap terkait grup A Piala Dunia 2018 yang dihuni Rusia, Uruguay, Arab Saudi dan juga Mesir di sini! JADWAL DAN HASILKamis, 14 Juni 2018

Most Energized Player Iran vs Portugal: Pepe

Menghadapi Iran menjadi penampilan terbaik Pepe di lini belakang Portugal pada Piala Dunia 2018 sejauh ini. Portugal sukses menyegel tiket ke babak 16 besar Piala Dunia 2018 setelah bermain sama kuat dengan Iran pada laga pamungkas grup B di Mordovia Arena. Seleccao seharusnya bisa lolos sebagai juara grup seandainya gol pembuka yang sensasional dari Ricardo Quaresma bisa dilanjutkan pada babak kedua. Tapi, setelah turun minum, Cristiano Ronaldo gagal mengonversi penalti menjadi gol dan Iran mendapatkan hadiah penalti pada menit akhir yang bisa dimaksimalkan untuk memaksa skor menjadi imbang.

window.ads.push({“placementName”:”bettingwidget”,”sizes”:{“default”:[],”320″:[“300×250″,”300×600″],”980″:[]},”uuid”:”ad-5b320430dfb9e”,”slotName”:”/67970281/DISPLAY_OWNED_GBL/goalcom_responsive/news_articles/bettingwidget”,”name”:”ad-betting-widget”,”useLazyLoad”:false}) Bagaimanapun juga, sepanjang 90 menit, Iran tidak mampu banyak mendapatkan peluang meski bermain terbuka, dan salah satu faktor utamanya adalah ketangguhan Pepe di lini belakang. Pepe bekerja keras di lini belakang dan membuat kiper Rui Patricio hanya menerima tujuh tembakan dari Iran (termasuk diblok). Itu merupakan catatan terendah apabila dibandingkan dengan menghadapi Spanyol (13) dan Maroko (15) pada dua laga sebelumnya. Pemain Besiktas tersebut melakukan intersep dua kali, tekel dua kali dan lima sapuan untuk melindungi pertahanan timnya. Selain itu, Ia juga menang dalam 12 kali duel dengan penyerang-penyerang lawan. Performa apik Pepe – bersama Jose Fonte – sebagai karang di jantung pertahanan diharapkan terus bertahan, terutama di babak 16 besar nanti ketika bertemu Uruguay yang dimotori oleh Luis Suarez dan Edinson Cavani.

Most Energized Player Kosta Rika vs Serbia: Sergej Milinkovic-Savic

Milinkovic-Savic menyuguhkan performa eksepsional sebagai motor serangan Serbia di laga perdana Grup E. Aleksandar Kolarov memang menjadi pahlawan setelah ia mencetak satu-satunya gol – melalui tendangan bebas spektakuler – di pertandingan menghibur antara Kosta Rika dan Serbia, Minggu (17/6). Namun, ada satu nama yang mencuri perhatian di pertandingan perdana Grup E, dialah Sergej Milinkovic-Savic. Playmaker Lazio tersebut baru melakoni cap kelima bersama Serbia di laga ini, namun ia tampil menonjol dengan menjadi pemain yang membangun serangan tim. Di sepanjang babak pertama misalnya, Milinkovic-Savic adalah pemain yang paling powerful dari kubu Serbia. Ia sukses menunjukkan kemampuan menawan lewat sentuhan serta passing-passing ciamiknya.

PSMS Medan Ogah Paksakan Rekrut Putra Daerah

Suharto menyatakan, saat ini tidak banyak putra daerah yang memiliki kemampuan menonjol. LIPUTAN DONI AHMAD DARI MEDAN

Laga Tunda Persija Jakarta Kontra Persebaya Surabaya Digelar 26 Juni

Namun begitu, belum ada kepastian venue yang akan menjadi lokasi pertandingan tersebut. PT Liga Indonesia Baru (LIB) akhirnya mengeluarkan keputusan jadwal pengganti laga yang gagal terlaksana antara Persija Jakarta kontra Persebaya Surabaya. Pertandingan tersebut sebelumnya dijadwalkan di Stadion Sultan Agung, Bantul, 3 Juni lalu. Namun lantaran alasan dan pertimbangan keamanan, laga tersebut gagal terselenggara. Sebelum mengeluarkan keputusan jadwal terbaru, PT LIB juga telah melakukan rapat koordinasi dengan pihak klub maupun pemegang hak siar pada 5 Juni lalu. “Bersama ini LIB menyampaikan penetapan jadwal pertandingan Go-Jek Liga 1 2018 antara Persija Jakarta vs Persebaya Surabaya menjadi tanggal 26 Juni 2018,” tulis surat LIB bernomor 202/LIB/VI/2018 yang ditandatangani CEO LIB Risha Adi Widjaya, seperti dilansir laman resmi Persija.